Setelah kamu baca tentang sejarah PHP dan download buku sakunya, sekarang saya akan menjelaskan bagaimana membuat aplikasi website PHP dari awal. Saya ulangi lagi, untuk belajar php website kamu harus bisa berbahasa inggris karena saya tidak akan menjelaskan secara rinci di artikel. Semua resource sudah kamu download di artikel sebelumnya.

Oke, pertama-tama kamu menginstall web server XAMPP dan mengaktifkannya dahulu. Setelah itu buka text editor kesayanganmu, mungkin seperti Adobe Dreamweaver, CodeLobster, atau mungkin Notepad++. Saya sendiri suka menggunakan Notepad++ karena ringan dan simple. Bila kamu mau mencoba Notepad++ bisa kamu download di sini dan pilih yang berupa installer.

Mencetak Output PHP dengan Echo dan Print

Mari kita mulai dengan membuat mencetak output php menggunakan echo dan print. Codenya seperti di bawah ini:

<html>
<head>
<title>Mencetak Output PHP</title>
</head>
<body>
<?php
echo 'Coba<br/><br/>';
print 'coba';
?>
</body>
</html>

Ya, melihat code di atas, kita bisa melihat dengan jelas bahwa script PHP bisa disisipkan dengan mudah di dalam script html, begitu juga di dalam javascript. Sedangkan untuk mencetak output variabel menggunakan php, codenya seperti di bawah ini:

<html>
<head>
<title>Mencetak Output Variabel PHP</title>
</head>
<body>
<?php
$ini_variabel = 'testing';

echo ''.$ini_variabel.'<br/><br/>';
print $ini_variabel;
?>
</body>
</html>

Penggunaan Statement If – Else

Setelah mencoba mencetak output, kita sekarang beralih ke pernyataan if-else pada PHP. If-else merupakan suatu interpreter atau pengolah data sesuai dengan kondisi yang disyaratkan. Bingung? Coba lihat contoh berikut:

<html>
<head>
<title>Pernyataan If Else PHP</title>
</head>
<body>
<?php
$nama = 'Roes Wibowo';

if($nama == 'Roes Wibowo')
{
echo 'Nama dia Roes Wibowo.';
}
elseif($nama == 'Wibowo Roes')
{
echo 'Dia bukan Roes Wibowo.';
}
else
{
echo 'Siapa nama dia?';
}
?>
</body>
</html>

Cobalah mengganti nilai variabel nama di script di atas dari “Roes Wibowo” menjadi “Wibowo Roes” dan terserah kamu. Maka dari situ akan muncul hasilnya. Lalu perlu kamu tahu bahwa “elseif” berbeda dengan “else if”! Dengan menggunakan ELSEIF (tanpa spasi), kamu bisa menggunakan akhiran ELSE di akhir pernyataan. Jika kamu menggunakan ELSE IF (menggunakan spasi), akhiran ELSE di akhir pernyataan tidak akan berfungsi. Oke sampai di sini dulu untuk belajar php website part 1. :)
Kamu bisa download source code tutorial ini dengan klik tombol berikut:


Keyword pencarian artikel ini:

php mengunanakan else if array, contoh if else if php, pengertian if/ else / else pada php, membuat menu script if else web php, perbedaan else if dan elsif, aturan penggunaan if didalam if dalam script php, php if else menggunakan form, rumus php elseif, script oke atau cancel menggunakan dreamweafer, kode if case pada php, if else menggunakan and pada dreamweaver, contoh php if else, contoh penggunaan if-else di dalam if-else pada php, contoh looping menggunakan switch pada dreamweaver html, contoh form html if else php, cara output if-else pada html, belajar source code php, belajar php echo else, source code php if else.